Belajar Elektronika (lagi)

Beberapa hari yang lalu, saya mendapat pertanyaan di bawah ini melalui kontak website ini.

Pak Rustamaji, saya mau minta tolong dijelasin karena saya masih awam sekali di bidang elektronik. misalnya saya ingin memasang berbagai sensor dan LED di Arduino (dihubungkan dengan adaptor 9v), seperti sensor temperatur (Input 2,3-5,5V ~ <12μA), Sensor Tekanan (Input 4,75-5,25V~ 10mA), LEDmerah(Input 2,1V ~ 10mA).

1. Apa sih yang harus saya lakukan terlebih dahulu, mengingat setiap komponen membutuhkan input Voltase dan arus listrik yang berbeda-beda?
2. Bagaimana cara saya bisa mengetahui resistor berapa yang harus saya pasang untuk setiap komponen?
3. Dan bagaimana komponen-komponen tersebut seharusnya dirangkai? (apakah dalam seri/parallel, apakah butuh transistor atau komponen-komponen lainnya)
4. Seperti yang sudah bapak tulis, PIN output Arduino hanya bisa mengeluarkan 40mA arus listrik, apa yang harus dilakukan supaya kita bisa menyalurkan arus sebesar 100 mA (seperti untuk pemasangan servo).

Saya menganggap ini sebagai sinyal dari Tuhan untuk saya kembali menekuni Arduino setelah vacuum agak lama.

Bismillah, 

Baiklah saya akan mulai aktif lagi ngoprek arduino (sambil melirik ada komponen/module apa saja di bench). Mudah2an kali ini tidak angin-anginan.

Saya akan menjawab 4 pertanyaan di atas dalam sebuah series tulisan, karena seperti yang pernah saya tuliskan di awal-awal dulu sangat penting untuk mempelajari 3 besaran dasar di dalam elektronika yaitu Voltage, Current dan Resistance. Pertanyaan di atas muncul saya yakin karena kurangnya pemahaman mengenai ketiga besaran tersebut secara komprehensif.

Dalam tulisan berikut saya akan mengulas fondasi elektronika khususnya Hukum Ohm yang menghubungkan Voltage (Tegangan), Current (Arus) dan Resistance (hambatan). Untuk sementara baca tulisan lawas saya di sini https://www.rustamaji.net/id/arduino/voltage-current-dan-resistor-3-hal-dasar-elektronika

keep reading

Bahasa Indonesia