Menggunakan Keypad Sebagai Input

Keypad adalah salah jenis input yang paling banyak digunakan. Sebetulnya keypad adalah saklar push-button yang disusun khusus, ada yang 3X3, 3X4, 4X4 atau susunan lainnya.

Cara kerja keypad sama dengan saklar push-button pada umumnya, bedanya alih-alih sendiri-sendiri, keypad bekerja berdasarkan baris dan kolom untuk mengurangi jumlah pin. Dengan baris dan kolom, sebuah keypad 4X4 yang terdiri dari 16 saklar hanya perlu 8 PIN (4 barir dan 4 kolom). Tanpa disusun baris dan kolom tentu kita akan membutuhkan 32 PIN untuk 16 tombol!

Namun demikian, kita harus melakukan sedikit kerja ekstra dengan 8 PIN ini, yaitu dengan cara menscan baris per baris kolom per kolom.

Bagaimana cara kerja keypad? Misalkan sebuah tombol pada baris-1 kolom-1 ditekan, bagaimana cara mendeteksinya?

caranya adalah dengan meng-scan semua baris dan kolom! Pertama semua pin baris (row) kita set sebagai output dan pin kolom sebagai input_pullup. Selanjutnya satu persatu baris set LOW. Untuk setiap baris yang diset LOW, satu per satu kolom kita baca INPUT nya. Jika ahasil pembacaan LOW maka kolom tersebut dalam posisi ditekan.

Dengan cara ini kita bisa sekaligus mendeteksi jika 2 atau lebih tombol ditekan.

Untungnya kita tidak harus membuat program dari scratch karena sudah ada library yang dibuat khusus untuk keypad ini, bisa didownload di http://playground.arduino.cc/Code/Keypad

Selanjutnya, kita tinggal tentukan nomor pin untuk baris 1,2,3.. dan kolom 1,2,3 ...

Jika anda memiliki keypad seperti gambar di bawah ini, pin baris dan kolom sebetulnya bisa terlihat di jalur PCB yang jelas tercetap

Jika tidak, kita bisa menggunakan tester untuk mengetahui pin mana yang tersambung ke baris dan kolom masing-masing. Caranya, gunakan continuity tester. Tempelkan satu ujung tester pada satu pin, kemudian tempelkan satunya di pin lainnya. Kemudian tekan semua tombol untuk mengetahui mana yang kontak (beep). Cek setiap pin sampai mendapatkan semua baris dan kolom.

Bahasa Indonesia