Apakah Satelit Itu Benar-benar Ada

Para penganut flat-earth umumnya tidak percaya ada benda yang bernama satelit yang mengelilingi bumi dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Kecepatan satelit berkisar 28000 km per jam. Dengan kecepatan sebesar ini satelit dapat menempuh 1,5 jam untuk mengorbit bumi satu kali.

Apakah ada pesawat yang bisa menempuh kecepatan 28 rb km per jam? Material apa yang bisa tahan dengan kecepatan sebesar itu?

Bagaimana mengendalikan satelit sejauh itu? Remote Control super seperti apa yg bisa digunakan?

Bagaimana mengontrol ribuan satelit?

Dalam diskusi di facebook saya menjawab ada 10 pertanyaan tentang satelit ini. Sebetulnya bukan pertanyaan sih, lebih tepat kebingungan terhadap satelit.

Semua kebingungan tersebut sudah saya jelaskan tetapi ujung-ujungnya si flatter mengatakan dia tetap tidak percaya ada satelit kalau belum melihatnya. Ya sudah tidak perlu diskusi ini. Dan silakan saja. Banyak kok orang yang tidak percaya Tuhan karena tidak melihatnya langsung.

Kalau anda termasuk yang seperti itu, saran saya tidak usah baca tulisan ini. Kumpulkan uang yang banyak sehingga cukup untuk wisata ke luar angkasa.

Tapi kalau ingin belajar dan ingin menjawab kebingungan-kebingungan tersebut silakan lanjut.

UPDATE

Sorry baru sempet nulis lagi

Ketidak percayaan kaum flatter terhadap existansi satelit lebih disebabkan karena tidak percaya ada teknologi di bumi yang bisa menghasilkan satelit yang begitu hebat. Kekaguman terhadap teknologi satelit ini yang akhirnya membuat mereka tidak percaya satelit beneran bisa ada dituangkan dalam pertanyaan-pertanyaan seperti di bawah ini

1. Apa material (bahan) untuk membuat satelit yang bisa bergerak dengan kecepatan 28 ribu km per jam itu? Bukankah material apapun akan hancur bisa bergerak dgn kecepatn tsb?

2. Darimana sumber energi sehingga satelit bisa bergerak sebegitu cepat?

3. Bagaimana cara mengendalikan ribuan satelit di angkasa? Remote Control super seperti apa?

4. Dengan jumlah ribuan satelit apakah langit tidak crowded?

Dan pertanyaan lainnya yang sebetulnya senada: Tidak mungkin ada benda yang bisa bergerak sebegitu cepat terus menerus.

Baiklah saya akan jelaskan satu per satu.

 

Pertanyaan ini muncul mungkin karena membandingkan dengan pesawat terbang, karena bahan pesawat terbang bisa mengalami fatique dan akhirnya rusak kalau bergerak dengan kecepatan tinggi terus menerus.

Kesalahan di sini adalah menyamakan pesawat terbang dengan satelit, padahal mereka berbeda. Pesawat terbang, bergerak di dalam medium udara sedangkan satelit bergerak di ruang yang hampir hampa udara. Apa bedanya?

Pesawat yang bergerak di dalam udara akan mengelami gaya hambatan yang disebut drag. Oleh karena itu pesawat harus memiliki mesin yang terus menerus mengeluarkan gaya dorong, kalau tidak ada maka hanya ada gaya hambat (drag) yang akan menahan pesawat dan membuat kecepatannya makin lama makin berkurang dan akhirnya 0. Padahal pesawat terbang bisa mengudara karena ada gaya angkat (lift) yang disebabkan perbedaan tekanan udara di bawah sayat dengan di atas sayap. Perbedaan tekanan ini muncul karena udara yang bergerak. Tanpa gerakan ke depan, tidak akan ada gaya lift ini dan cuma ada gaya gravitasi yang membuat pesawat jatuh.

Satelit bergerak di ruang hampa udara (atau nyaris hampa udara) sehingga tidak ada atom-atom yang menghambatnya, gaya drag nya adalah 0. Tanpa ada udara, maka tidak ada drag dan tidak ada gaya lift, akibatnya tidak ada turbulensi dan satelit bergerak dengan stabil. Satelit tidak mengalami fatique yang disebabkan oleh getaran.

Singkatnya, Ya satelite memang ada. Walaupun kita mungkin belum pernah melihat langsung tetapi keberadaanya bisa kita uji dengan sinyal yang kita terima. Atau saya tanya deh, apa yang membuat kamu berfikir bahwa satelit itu tak mungkin ada? 

Kalau mau lihat satelite melintas di atas kepala kita silakan download aplikasi ISS detector di Android kamu. Di situ dikasih tahu kapan satelit akan melintas yang bisa kita lihat dengan mata telanjang seperti lampu yang berjalan, lengkap dengan informasi mesti menghadap mana kita untuk melihatnya, jam menit detik mulai dari terbit sampai tenggelam di horizon.

Kecepatan satelit berkisar 28000 km per jam.Dengan kecepatan sebesar ini satelit dapat menempuh 1,5 jam untuk mengorbit bumi satu kali. Contoh satelit dengan orbit LEO adalah Iridium, Globalstar, ISS ( International Space Station).

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/mikereys/inikah-penyebab-orang-percaya-bumi-datar_5790437529b0bda505132acc

Bahasa Indonesia