drupal

Mengatur Blok (block)

Tampilan website yang dibuat menggunakan Drupal disusun dari blok-blok. Ada blok banner, ada blok menu, blok search, blok main content, dll.

Kita bisa mengatur teta letak blok-blok ini sesuai selera kita. Ada yang senang blok navigasi ditaruh di sebelah kiri dan ada yang dikanan.

Kita juga bisa mengatur agar blok tertentu hanya muncul bila dibuka oleh user dengan role tertentu.

Kita bisa juga setting agar suatu blog hanya muncul di halaman-halaman tertentu.

Singkat kata, block ini benera-benar merupakan building block dari suatu website.

Log dan Laporan

Drupal menyediakan sarana pelaporan bagi admin untuk memonitor kinerja websitenya. Agar lebih lengkap laporan yang tersedia, beberapa module harus diaktifikan yaitu:

  • Database logging
  • Statistics

Keduanya adalah module bawaan drupal (Core Module)

Menginstal Module Third Party

Drupal adalah produk CMS open source yang memiliki framework pengembangan aplikasi yang paling lengkap dan aman. Untuk membuat suatu module, Drupal menyediakan API (Application Programming Interface) yang cukup lengkap. Dengan kondisi ini maka tidak heran apabila Drupal didukung banyak developer dan menciptakan banyak module yang beragam.

Jika anda meginginkan suatu fitur dan belum ada di Core Module, carilah module third party di www.drupal.org, maka kans anda mendapatkan module yang anda cari ada di sana sangat besar.

Mengelola User dan Hak Akses

Instalasi dan Konfigurasi Server

Sebelum kita bisa memulai membangun dan mengelola suatu website berbasis Drupal, tentu saja langkah pertama adalah menginstall engine Drupal.

Berbeda dengan apabila kita membuat suatu blog di blogspot.com atau wordpress.com, di mana kita hanya perlu registrasi dan blog standard langsung tersedia untuk dikastemisasi sesuai kebutuhan, dengan Drupal kita harus menginstall software tersebut di server atau hosting. Setelah instalasi, kita masih harus melakukan kastemisasi.

Admin Manual Mengelola Web Berbasis Drupal

drupal admin manual

Tulisan tulisan tentang Drupal di web (blog) ini cukup tersebar dalam rentang waktu lebih dari satu tahun. Kebanyakan pengunjung mampir ke alamat web ini melalui googling dan langsung to the point ke masalah yang sedang dihadapi dan ingin mencari solusinya.

Saya mencoba mengumpulkannya menjadi satu buku dengan judul Admin Manual Mengelola Web Berbasis Drupal agar lebih mudah dibaca dan saling terkait.

Tentang Content Type Drupal

Drupal membagi jenis-jenis tulisan (content) dalam Content Type (jenis konten). Sesuai namanya, hal ini terkait pada kategorisasi dalam tulisan. Penulis memilih content type ini ketika mau menuliskan sesuatu di web. Sebetulnya masih ada lagi pengkategorian lainnya seperti taxonomi, tetapi artikel kali ini khusus membahas Content Type.

Secara default, Drupa menyediakan 2 jenis content type, yaitu Article (artikel) dan Basic Page (halaman). Dan kita bisa menambahkan sebanyak yang kita mau, misalnya Jurnal, Penumuman, Diary, dll.

Mengelola Permission

Permission atau Hak Akses adalah hal yang sangat penting bagi keamanan web anda. Perbedaan seorang admin dengan user biasa ada di permissionnya. Seorang admin bisa memberikan hak akses kepada siapa-pun yang diinginkan. Namun demikian seperti yang dijelaskan di tulisan sebelumnya, permission ini melekat kepada role (grupnya) bukan ke user. User ini bisa saja sebagai member dari grup tersebut sehingga otomatis dia mendapatkan hak akses apapun yang diberikan kepada grup tersebut.

Mengelola Role (Grup)

Hak Akses (permission) dalam Drupal tidak diberikan langsung kepada user melainkan kepada suatu role (peran). Kemudian user-user ini di masukkan ke role-role yang terkait. Oleh karena itu sebelum kita memberikan hak akses kita perlu membuat role.

Ada 3 role yang tersedia secara default pada saat instalasi Drupal, yaitu Anonymous, Authenticated dan Administrator.  Kita bisa tambahkan sebanyak yang kita perlukan (kita mau).

Tetapi sebelum kita menambahkan role baru, pelajari dahulu 3 role default dan penting ini.

Mengelola User Baru

Memiliki suatu web, tentunya kita menginginkan agar web kita diakses oleh banyak orang. Dan lebih dari itu, kita berharap para pengguna (user) ini juga aktif berinteraksi melalui komentar-komentarnya. Untuk itu kita harus memiliki mekanisme untuk mendaftarkan user ke dalam web kita dan memberikan akses yang diperlukan.

Halaman

Berlangganan RSS - drupal